Cara mudah menghilangkan jerawat

Posts match “ cara menghilangkan bekas luka ” tag:

Cara menghilangkan bekas luka dengan aman

Cara menghilangkan bekas luka dengan bahan alami yang aman dan tidak memiliki efek samping. Luka yang terjadi pada tubuh akan menghasilkan bekas luka pada kulit atau dalam istilah medis disebut dengan scar. Pada dasarnya, bekas luka ini bisa hilang dengansendirinya secara alami sesuai dengan proses penyembuhan luka yang terjadi dalam tubuh. Waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka hingga tuntas bisa terjadi cepat dalam hitungan hari maupun lambat hingga hitungan tahun sesuai dengan tingkat keparahan luka. Ada juga beberapa kasus terbentuknya scar secara tidak normal yang tanda-tandanya adalah bekas luka menebal dan melebar. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan hal ini seperti faktor genetik, usia, kondisi kulit yang tidak sehat, dan lain sebagainya.

Karena bekas luka menimbulkan pemandangan yang tidak sedap pada tubuh, maka kita tentunya ingin segera menghilangkan bekas luka tersebut. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bekas luka baik secara alami maupun secara medis. Berikut adalah penjelasannya.

Menghilangkan Bekas Luka dengan Bahan Alami
Beberapa bahan dari alam terbukti mengandung bahan-bahan aktif yang bisa membantu proses regenerasi kulit sehingga tampilannya kembali normal dan segar. Dengan mengaplikasikan bahan tersebut pada bekas luka secara teratur, maka sel-sel kulit mati akan terangkat dan digantikan dengan sel baru sehingga hilanglah parut-parut yang terjadi karena luka. Bahan-bahan alami tersebut adalah:

• Air perasan lemon
Air lemon mengandung alpha hydroxyl acids (AHA) yang memiliki fungsi ekfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati dan membantu proses regenerasi kulit. Air jeruk diaplikasikan pada luka dengan menggunakan kapas dan didiamkan selama kurang lebih sepuluh menit. Kemudian bagian kulit tersebut dibilas dengan air bersih.

Air jeruk lemon bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif sehingga disarankan untuk tidak terkena paparan sinar matahari langsung selama proses perawatan. Jika terjadi efek negatif seperti rasa pedih dan kulit kemerahan, hentikan pemakaian untuk sementara waktu.

• Madu murni
Madu murni dapat membantu proses peremajaan kulit dan juga melembabkan. Madu bisa diaplikasikan langsung ke bekas luka atau bisa juga dicampurkan dahulu dengan baking soda untuk mendapatkan hasil lebih baik. Jika menggunakan campuran madu dan baking soda (perbandingan 1:1), maka pengaplikasian dilakukan selama 3 – 4 menit saja kemudian kulit dibersihkan. Baking soda bisa menyebabkan kulit sensitif sehingga harus berhati-hati saat menggunakannya.

• Jus bawang merah
Bawang merah mengandung bahan anti peradangan dan juga merangsang produksi kolagen sehingga baik untuk membantu proses penyembuhan luka. Sayangnya, bawang merah bekerja tidak terlalu cepat sehingga diperlukan waktu lama sampai terlihat efek yang nyata.

• Jel lidah buaya
Bagian dalam lidah buaya atau aloe vera yang berbentuk jel memiliki kandungan asam amino dan ligmin yang merupakan zat anti peradangan dan juga mampu membantu peremajaan kulit. Cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan luka adalah mengoleskan gel lidah buaya segar pada bekas luka 2-3 kali sehari secara rutin. Gel lidah buaya segar memberikan efek yang lebih baik dibandingkan dengan gel lidah buaya dalam bentuk lotion atau salep.

• Minyak zaitun
Kandungan asam dan anti oksidan pada minyak zaitun membantu proses regenerasi kulit. Untuk menghilangkan luka, minyak zaitun dioleskan pada luka, dipijat sebentar, didiamkan selama 10 menit, dan dibersihkan.

• Buah mengkudu
Buah mengkudu mengandung zat anti peradangan, analgesik, dan merangsang peremajaan kulit. Caranya adalah dengan menghaluskan buah mengkudu, mengoleskan pada bekas luka, didiamkan selama 15 menit, dan kemudian dibersihkan. Perawatan dilakukan 2-3 kali dalam satu minggu.

• Daun mint
Daun mint juga diketahui baik dalam membantu menghilangkan bekas luka. Caranya adalah dengan menghaluskan daun mint hingga berbentuk pasta dan kemudian dioleskan ke bekas luka. Lakukan perawatan secara teratur.

• Buah timun
Untuk menghilangkan bekas luka, buah timun bisa digunakan dengan cara dipotong tipis dan ditempelkan pada bekas luka. Cara lainnya adalah dengan menghaluskan timun dan mengoleskannya pada bekas luka. Jika dilakukan secara teratur, akan terlihat hasilnya.

• Campuran kunyit, lemon, dan yogurt
Bahan-bahan aktif dari ketiga bahan ini bisa menjadi senjata ampuh menghilangkan scar. Caranya adalah dengan mencampur setengah sendok teh kunyit yang telah dihaluskan dengan 5 tetes air lemon dan satu sendok teh yogurt. Campuran tersebut dioleskan pada bekas luka, didiamkan selama 10 menit, dan kemudian dibersihkan. Lakukan secara teratur dan hasilnya akan terlihat dalam beberapa hari.

Menghilangkan Scar dengan Prosedur Medis
Beberapa prosedur medis bisa dilakukan sebagai cara menghilangkan bekas luka dengan sangat cepat dan hasil yang lebih baik. Selain itu, untuk kondisi bekas luka yang tidak normal seperti keloid (bekas luka melebar dan menebal akibat pertumbuhan jaringan kulit yang melebihi area luka), prosedur medis merupakan cara yang harus dilakukan untuk menghilangkannya. Beberapa prosedur medis yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bekas luka adalah:

• Suntikan kortison
Prosedur ini dilakukan dengan menyuntikan kortikosteroid pada bekas luka. Awal perawatan biasanya ditandai dengan timbulnya kemerahan pada kulit. Cara ini efektif untuk menghilangkan keloid tetapi ada kemungkinan kambuh lagi.

• Cryotherapy
Dilakukan untuk perawatan keloid dengan nitrogen cair. Proses ini akan mengempiskan keloid tetapi bisa menghasilkan bekas berwarna gelap di kulit.

• Radiasi
Terapi radiasi dilakukan untuk merangsang produksi interferon yang membuat bekas luka memudar. Cara ini cukup efektif untuk mengatasi keloid dan aman bagi kulit.

• Gel silicon
Pengobatan bekas luka dengan gel silikon dilakukan dengan cara mengoleskan gel langsung ke bekas luka untuk melunakkan luka dan melindungi area sekitarnya.

• Chemical peeling
Chemical peeling merupakan prosedur untuk mengelupas permukaan kulit yang dilakukan dengan menggunakan bahan kimia bersifat asam dalam konsentrasi tinggi. Prosedur ini menyebabkan efek samping rasa panas dan terbakar pada kulit. Setelah beberapa lama, kulit akan menebal, terasa kaku, dan sel kulit mati akan terkelupas dengan sendirinya.

Prosedur ini biasanya harus dilakukan selama beberapa kali, tergantung dari kondisi kulit dan bekas lukanya. Selain menghilangkan bekas luka, proses ini juga membantu mencerahkan kulit secara keseluruhan.

• Laser
Ada tiga macam prosedur perawatan bekas luka dengan laser yaitu ablative laser resurfacing, fractional laser resurfacing, dan non-ablative laser resurfacing.

Perawatan ablative laser resurfacing merawat bekas luka dengan cara mengangkat sel kulit rusak di lapisan kulit atas dan merangsang terbentuknya kolagen. Prosedur ini juga dilakukan untuk meratakan permukaan kulit.

Fractional laser merupakan prosedur yang dilakukan pada kedua lapisan kulit dan cocok untuk mengatasi pigmentasi dan stretch marks.

Non-ablative laser resurfacing merupakan prosedur yang difokuskan pada lapisan kulit bagian tengah tanpa menyebabkan kerusakan pada bagian luar kulit.

• Bedah plastik
Prosedur ini merupakan salah satu cara efektif mengatasi bekas luka yang membandel termasuk menghilangkan keloid. Biasanya prosedur ini dilakukan dengan kombinasi terapi lainnya seperti terapi radiasi atau suntikan steroid untuk mencegah timbulnya keloid baru.

Jika anda ingin mendapatkan prosedur medis, pastikan anda melakukannya di klinik yang terdaftar dan dilakukan oleh dokter yang bersertifikat.
Baca juga:
Cara menghilangkan komedo
Cara menghilangkan flek hitam